> captain of Black Pearl: jepang
Showing posts with label jepang. Show all posts
Showing posts with label jepang. Show all posts

Friday, September 9, 2011

YOSAKOI



yosakoi Gelar Jepang UI


yosakoi Gelar Jepang UI

yosakoi Gelar Jepang UI
Merupakan salah satu Festival atau tarian missal yang terkenal di Jepang, yosakoi diselenggarakan setiap tahun di kota Kochi pada tanggal 9 - 12 Agustus. Festival ini diciptakan pada tahun 1954 dengan harapan untuk mengatasi resesi ekonomi, meningkatkan kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat penduduk kota Kochi.
Yosakoi adalah tari dengan ciri khas gerakan tangan dan kaki yang dinamis. Tari ini berkembang sebagai bentuk modern tari musim panas Awa Odori. Sambil menari, di kedua belah tangan, penari pria dan wanita segala umur membunyikan perkusi dari kayu yang disebut NARUKO. Mulanya, naruko dipakai untuk mengusir burung-burung di sawah, namun sekarang menjadi pelengkap tari.

naruko 

Penari dalam satu kelompok mengenakan kostum berupa happi atau yukata. Kostum dan musik dipilih sesuai selera masing-masing kelompok yang berusaha tampil seunik mungkin. Musik pengiring tari dapat merupakan campuran musik daerah (minyƍ) dicampur dengan musik rock, samba, disko, enka, atau genre musik yang lain sesuai selera, namun harus memasukkan melodi "Yosakoi Naruko Odori".

Pada Festival ini lebih dari 15 ribu peserta yang datang dari seluruh penjuru Jepang dengan berbagai kostum berpawai di jalan-jalan utama di kota Kochi untuk menyemarakkannya. Festival asal Kochi ini sangat digemari masyarakat Jepang, khususnya kalangan Pemuda, sehingga tersebar hingga ke seluruh pelosok Jepang. kini, Festival Yosakoi diselenggarakan di hampir 200 tempat di Jepang. kata Yosakoi sendiri berasal dari kata "YORU SA KOI" yang artinya Datanglah Malam Ini
yosakoi Gelar Jepang UI
yosakoi Gelar Jepang UI

TAIKO



Taiko dalam bahasa jepang berarti  “drum besar”  bisa diartikan seni yang relatif dalam bentuk ansambel menabuh drum kadang-kadang lebih khusus disebut, "kumi-daiko".
Taiko merupakan sebutan untuk alat musik tabuh (perkusi) tradisional yang berkembang di Jepang. Bahan dasar pembuatan taiko adalah kulit hewan, dengan bentuk ukuran dan berat yang bervariasi.

Bentuk alat musik Taiko dibagi menjadi tiga bagian,
hiradaiko,
 Shimedaiko (berukuran sedang), dan Oodaiko (berukuran besar dengan diameter 1,8 meter).

Seiiring dengan perkembangan agama Buddha di Jepang, alat musik taiko juga semakin dikenal karena taiko menjadi pengiring musik ketika melakukan ritual agama Buddha. Beberapa aliran Buddha menggunakan taiko sebagai simbolisasi suara Buddha.

Sementara di Okinawa, taiko yang disebut dengan Teeku, merupakan alat musik yang melambangkan kebersamaan dan perdamaian. Taiko juga sering digunakan dalam berbagai upacara keagamaan, musik kerajaan, dan pertunjukan seni.
Di Jepang pada masa feodal, taiko sering digunakan untuk memotivasi pasukan, menolong menentukan langkah barisan, dan mengatur perintah atau pengumuman. Menjelang atau pada saat memasuki pertempuran, taiko yaku (penabuh drum) bertanggung jawab untuk menentukan langkah barisan, biasanya dengan enam langkah untuk setiap pukulan drum . Menurut salah satu catatan sejarah (Gunji Yoshu), sembilan rangkai dari lima ketukan berarti memanggil sekutu ke medan tempur, sementara sembilan rangkai dari tiga ketukan, yang dipercepat tiga atau empat kalinya, adalah panggilan untuk maju dan mengejar lawan.

Istilah istilah dalam Taiko:
pemukul kayu yang digunakan untuk memainkan drum taiko. (Lihat entri terpisah untuk informasi terinci tambahan.)
Ji 
juga disebut Jiuchi, adalah irama dasar yang digunakan untuk mendukung irama utama, atau O-uchi. Sebagian dari irama yang lebih lazim untuk ji adalah don dokodon ko, atau don go (pola mengayun). Jikata adalah pemain yang memainkan irama ji.
dicirikan oleh serangkaian pukulan pada taiko. Pemain mulai dengan lambat dengan banyak ma. Pelan-pelan ma (waktu) antara masing-masing pukulan menjadi semakin singkat, hingga penabuh melakukan pukulan yang cepat
taiko saat Gelar Jepang UI

taiko saat Gelar Jepang UI

taiko saat Gelar Jepang UI

source and thanks to : wikipedia, halojepang.com